Terduga Pelaku dan Penadah Dibekuk Tim Puma Polres Lombok Utara.

Lombok Utara | suaraselaparang.co.id - Tim Puma Satreskrim Polres Lotara berhasil mengamankan pelaku dan Penadah, tindak pidana pencurian pipa air masyarakat di tiga Dusun, yaitu Dusun Montong Kemuning Dusun Tanak Lilin dan Dusun Loloan, pada hari selasa tanggal 13/07/2021.

Kasat Reskrim Polres Lotara IPTU I Made Sukadana, S.H., M.H., membenarkan telah mengamankan yaitu Sk laki-laki umur 47 tahun alamat Dusun Loloan Desa Loloan Kecamatan Bayan KLU dan Sr penadah umur 58 tahun alamat Dusun Batu Grantung Desa Loloan Kecamatan Bayan KLU. Dengan Laporan Polisi.LP/14/Vll/2021/SPKT/NTB/RES/LOTARA/SEK BAYAN.

Barang bukti yang diamankan di TKP berupa, enam lonjor pipa HDPE warna hitam ukuran 4 inci panjang 6 meter, empat lonjor HDPE ukuran 3 inci panjang 16 meter, empat lonjor pipa PVC ukuran 4 inci dengan panjang 4 meter.

"Dan dari ketiga barang bukti tersebut terduga (Sr) selaku penadah sudah menggunakan barang bukti tersebut sebagau bahan pembuatan garasi rumah," jelas I Made.

Lebih lanjut Kasat Reskrim  menyampaikan, pelaku mengambil beberapa lonjor pipa merk HDPE dan PVC milik korban pada saat situasi di TKP dalam keadaan sepi dengan cara mencabut dan memotong pipa kemudian dijual oleh pelaku kepada (Sr) dengan harga Rp 700.000 (Tujuh Ratus Ribu Rupiah). Selanjutnya oleh terduga penadah, pipa tersebut digunakan sebagai bahan pembuatan garasi rumah.

Kronologis kejadiannya yaitu pada hari Kamis, tanggal 02 April 2021 bertempat di mata air Montong Santas Dusun Torean Desa Loloan Kecamatan Bayan, pada awalnya masyarakat tiga Dusun mendapati air yang datang sangat kecil, yang biasanya debit air yang datang cukup besar. 

Setelah mengetahui hal tersebut masyarakat meminta pada Pekasih  Desa untuk mengecek sumber mata air yang datang, setelah di lakukan pengecekan, ternyata pipa yang menghubungkan mata air tersebut telah hilang dan terpotong.

Akibat kejadian tersebut Korban mengalami kerugian sebesar Rp 8000.000,- (Delapan Juta Rupiah) dan langsung melaporkannya ke Reskrim Polsek Bayan.

Selanjutnya Tim Puma Satreskrim Polres Lotara yang mendapat dari informasi dari masyarakat langsung melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi terkait pelaku dan barang bukti. Selanjutnya Tim Puma Satreskrim Polres Lotara bersama Unit Reskrim Bayan mengamankan terduga pelaku (Sk).

Dari keterangan pelaku Sk, bahwa benar pipa tersebut dirinya yang melakukan pencurian, kemudian barang bukti pipa tersebut dijual ke temannya (Sr) yang bertempat di Dusun Grantung Desa Loloan Kecamatan Bayan seharga Rp 700.000 (tujuh ratus ribu rupiah), kemudian Tim mendatangi rumah terduga penadah.

"Terduga penadah menerangkan bahwa pipa yang dibeli dari pelaku sudah di buat sebagai bahan pembuatan garasi rumah," tuturnya.

"Selanjutnya Tim Puma Satreskrim Polres Lotara membawa pelaku dan penadah ke Kantor Satreskrim Polres Lotara guna di lakukan penyidikan dan proses hukum lebih lanjut," tutup Kasat.


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor