Pemprov NTB Apresiasi Kesiapan Gebrak Vaksin di Lobar.

Pemprov NTB Apresiasi Kesiapan Gebrak Vaksin di Lobar.

Lombok Barat | suaraselaparang.co.id - Setelah gebrak vaksin dilakukan di Kabupaten Lombok Tengah (Kab. Loteng), hari ini, Selasa  (30/09/2021) dilakukan Apel Gebrak vaksin  yang diikuti peserta dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Lobar dan langsung dikuti para camat, forkopimcam, perwakilan puskesmas yang dihadiri langsung oleh kepala Puskesmas, dan lembaga lainnya yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Lobar.

Sekertaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat H. L. Gita Ariadi yang mengikuti Apel Gebrak vaksin tersebut mengapresiasi persiapan yang dilakukan Kabupaten Lobar.

“Lobar ini berada di wilayah yang strategis, berdekatan dengan Kota Mataram yang menerapan PPKM level 4, selain itu juga Lobar sebagai wilayah kabupaten pintu masuk  untuk perhelatan World Super Bike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, namun dengan keberadaannya, Lobar sangat sudah siap menyambut perhelatan itu tentunya dengan kesiapannya mensukseskan gebrak vaksin ini, kami dari provinsi sangat mengapresiasi itu,“ ungkapnya.

Ini juga, lanjutnya, menjadi komitmen dari pemerintah Provinsi untuk mendukung penuh kabupaten Lobar guna mensukseskan Gebrak vaksin ini.

“Dengan jumlah target 70 persen dari jumlah penduduk atau sekitar 530.173 orang yang akan divaksin, saya kira mudah bagi Kabupaten Lobar untuk menyelesaikan itu,“ ungkapnya.

Apresiasi kesiapan gebrak vaksin di Lobar juga diungkapkan Komandan Korem (Danrem) 162 Wira Bhakti, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani. Dirinya optimistis, Kab. Lobar akan bisa mencapai target 70 persen di akhir tahun 2021 ini.

"Dengan harapan dapat mensukseskan pelaksanaan Superbike di Mandalika nanti, kami apresiasi dan yakin Lobar bisa mencapai 70 persen di akhir tahun ini," kata Rizal.

Untuk diketahui, data terakhir  pertanggal 25 September 2021 Kab. Lobar sendiri sudah melakukan vaksinasi dosis 1 sekitar 105.115 atau 19,83 persen, sedangkan dosis 2 sekitar 47.456 orang atau 8,95  persen dan vaksin 3 untuk nakes sekitar 1664 orang atau 18,85 persen.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor