Kejari Lotim Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dermaga Labuhan Haji.

Kejari Lotim Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dermaga Labuhan Haji.

Lombok Timur | suaraselaparang.co.id - Kelanjutan kasus proyek penataan dan pengerukan Pelabuhan Labuhan haji ahirnya sudah pada tahap penetapan tersangka. Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur menetapkan Pejabat pembuat komitmen (PPK) inisial N dan TR sebagai rekanan PT. Guna Karya Nusantara (GKN). Penetapan kedua tersangka tersebut diumumkan penyidik Kejaksaan Negeri Lotim pada Kamis, (11/11/2021).

Dipimpin langsung oleh Kepala Kejari Lotim, Irwan Setiawan, dan dihadiri oleh seluruh Jaksa. Penetapam tersangka tindak pidana korupsi dilakukan di ruang rapat Kejaksaan Negeri Lombok Timur.

Lalu Mohammad Rasyidi selaku Kepala seksi intiljen Kejari Lotim mengungkapkan berdasarkan hasil ekspose tersebut diperoleh kesimpulan menetapkan dua orang tersangka. Penetapan tersangka setelah ditemukan kerugian negara sebesar Rp. 6.3 miliar lebih.

"Berdasarkan hasil audit BPKP telah ditemukan kerugian uang negara sebesar Rp. 6.361.048.182," paparnya.

Disambung Rasyidi selanjtnya akan dipanggil saksi-saksi maupun para tersangka untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Hal tersebut dilakukan untuk mempercepat proses perkara tindak pidana korupsi pekerjaan penataan dan pengerukan pelabuhan Labuhan haji yang diketahui pada tahun 2016.

Sebelumnya diketahui Pemkab Lotim memeberikan uang muka kepada rekanan PT. GKN namun proyek teesebut tidak dikerjakan oleh pihak kontraktor. Bahkan uang yang trlah diterima rekanan tersebut tidak dikembalikan ke kas daerah.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor