2022, Tidak Terjadi Kenaikan Signifikan Terhadap Bahan Pokok

2022, Tidak Terjadi Kenaikan Signifikan Terhadap Bahan Pokok
Ir. Haryadi Surenggana.

Lombok Timur | suaraselaparang.co.id - Memasuki minggu ketiga tahun 2022, tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan terhadap bahan pokok dan penting di Lombok Timur, kenaikan harga pada cabai saja, yang disebabkan karena banyaknya hasil produksi sebelumnya yang rusak juga berangsur normal.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lombok Timur, Ir. Haryadi Surenggana.

"Desember lalu memang harga cabai mencapai 80 ribu namun sudah kembali normal, pada sektor yang lain tidak terjadi peningkatan," jelasnya.

Lanjut Hariadi, sejauh ini terdapat 4 pasar yang bekerjasama deng DKP Lotim yakni, Pasar Pancor, Paokmotong, Aikmel, dan Sakra, dimana Keempat pasar tersebut, terus di upayakan keselarasan harga beli, dengan mengendalikan pergerakan barang yang masuk di Pasar. 

"Sementara ini, hanya 4 Pasar yang bekerjasama dengan kami, dan kami terus menjaga keselarasan harga beli di Pasar tersebut," ujarnya.

Masih kata Hariadi, untuk stok beras i Lombok Timur sangat memadai sampai 4 bulan ke depan, dan sewaktu-waktu bertambah mengingat kondisi pangan sifatnya dinamis, ditambah produksi petani setiap saat ada, bahkan dirinya mengklaim kondisi beras Lombok Timur tidak berpengaruh meskipun kebutuhan beras meningkat ketika pagelaran MotoGP berlangsung. 

"Kalau untuk beras, stok Lotim aman sampai 4 bulan ke depan, bahkan ketika kebutuhan beras meningkat untuk Moto GP berlangsung tidak berpengaruh," paparnya.

Lebih lanjut Hariadi berpesan agar masyarakat lebih bijak dalam membeli kebutuhan sehari-hari, dan sebaiknya memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam kebutuhan seperti cabai dan tomat. 

"Mulai sekarang masyarakat biasakan diri memanfaatkan pekarangan untuk menanam kebutuhan pokok," tutupnya.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor