Pemda Lotim Deklarasikan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Pemda Lotim Deklarasikan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak
H. Ahmat

Lombok Timur | suaraselaparang.co.id - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AKBB) setahun Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), mendeklarasikan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Kabupaten Lombok Timur, yang dimana pada tahap awal menggunakan 13 Desa yang salah satunya adalah Desa yang dipimpin oleh perempuan. 

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKAB) Lombok Timur, H. Ahmat.

"Jadi kami akan melaunching program Desa Ramah Perempuan dan Peduli anak Lombok Timur," katanya Rabu (19/01/2022). 

Lanjut Ahmat, kalaupun nantinya 13 Desa tersebut sukses menjalankan program tersebut, Kementerian PPA dan Kementerian Desa menyiapkan Desa itu menjadi  barometer untuk program yang lain, terlebih muara pembangunan daerah dimulai dari Desa. 

"Apabila Desa ini sukses, akan ada program lain yang disiapkan Kementerian," jelasnya.

Masih kata Ahmat, program tersebut tidak mesti memiliki anggaran secara khusus, akan tetapi Pemerintah Desa dapat menyesuaikan dengan kegiatan yang sifatnya Pemberdayaan Terhadap Perempuan dan Anak, di samping melatih Desa agar lebih mandiri terhadap Pemberdayaan perempuan. 

"Program tersebut Secara nomenklatur tidak ada dalam anggaran," ujarnya.

Sementara pihaknya juga memberikan perhatian lebih terhadap tersebarnya video asusila yang melibatkan anak dibawah umur yang terjadi akhir-akhir ini di Lombok Timur, di samping mengupayakan Kabupaten Lombok Timur menjadi Daerah Layak anak pada tahun 2022.

"Video asusila yang melibatkan anak dibawah umur sedang kami tangani," paparnya.

Lebih jauh mantan Kadis Sosial itu berharap semua pihak, terutama media untuk mengkampanyekan Perempuan dan Ramah anak, dengan begitu Lombok Timur menjadi Daerah Zero kekerasan terhadap anak dan Perempuan. 

"2022 ini Zero Kekerasan anak di Desa, Kecamatan dan Kabupaten," tutupnya.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor