Masyarakat Desa Jero Gunung Gedor Kantor Desa, Tuntut Kades Mundur

Masyarakat Desa Jero Gunung Gedor Kantor Desa, Tuntut Kades Mundur

Lombok Timur | suaraselaparang.co.id - Ratusan warga Desa Jero Gunung Kecamatan Sakra Barat Lombok Timur, menggelar aksi demonstrasi didepan kantor desa setempat Rabu 02 Februari 2022.

Aksi yang dimotori para pemuda tersebut, dilakukan atas dasar banyaknya temuan dugaan penyelewengan Dana Desa oleh Kepala Desa. 

Sehingga massa aksi menuntut agar Kepala Desa untuk bertanggung jawab sekaligus mundur dari jabatannya.

Koordinator Aksi Zamharun dalam orasinya menyebutkan, pengalokasian Dana Desa yang di peruntukkan untuk masyarakat telah salah dipergunakan oleh Kepala Desa.

"Kepala Desa kurang ajar, hak masyarakat di rampas dan dipergunakan semau maunya," tegas Zamharun (02/02).

Dalam orasinya Zamharun beberapa point, seperti anggaran Covid-19 yang nilainya mencapai 76 Juta, tetapi yang dikerjakan hanya pengadaan masker dan kalender.

Selanjutnya anggaran yang diperuntukkan untuk penyertaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), yang seharusnya 100 juta tetapi hanya masuk ke rekenin 30 juta.

"Sisanya yang 70 juta dia kemanakan," lanjutnya seraya berteriak.

Selain itu massa aksi juga menyoroti anggaran untuk Karang Taruna dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tak jelas kemana arahnya.

"Lalu untuk RTLH yang telah dianggarkan pada tahun 2020, kembali di anggarkan tahun 2021 namun tidak ada realisasi," sambungnya.

Selain itu ada beberpa tuntutan lain yang di lontarkan seperti pembuatan Sumur bor, honorium, dan pemberian makanan tambahan saat posyandu.

Kepala Desa yang berada di lokasi langsung menemui massa aksi, setelah di lakukannya diskusi namun tidak menemui kesepakatan.

"Saya menolak untuk mundur! Bahkan saya akan mengundang pihak Inspektorat untuk mengaudit kami," tegas Kepala Desa Jero Gunung Amrullah didepan massa aksi.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor