DLH Lotim Bersama Penyedia Melaksanakan MC0 Pekerjaan Penimbunan Tanah Uruk Kawasan Ekas

DLH Lotim Bersama Penyedia Melaksanakan MC0 Pekerjaan Penimbunan Tanah Uruk Kawasan Ekas

Lombok Timur | Suara Selaparang - Rencana pembangunan rumah nelayan yang direlokasi dikerjakan pada bulan Mei mendatang oleh Kodim 1615/ Lotim melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). 

Namun sebelum dilakukan pembangunan, area lokasi tersebut harus ditimbun agar rata dengan lokasi pembangunan sebelumnya.  Di mana Dinas Lingkungan  Hidup (DLH) Lotim andil dalam program relokasi rumah nelayan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada  Dinas Lingkungan Hidup  Makrifatullah menyerahkan MC 0 kepada rekanan atau penyedia yang disaksikan Kasdim 1615/Lotim, Kepala Desa Ekas Buana dan Tokoh Masyarakat, Jum'at (22/04/22). 

"Kita minta setelah dilakukan penyerahan pekerjaan sesuai dengan peraturan, pihak rekanan besok segera melakukan pekerjaan," kata Makrif. 

Dengan begitu progres penyelesaian untuk penimbunan tanah uruk bisa dipercepat. Ia berharap penimbunan bisa tuntas selama 15 hari. 

"Kalau di kontrak RAB target penyelesaian 45 hari kerja, tapi kita harapkan 15 hari bisa selesai," jelasnya.

Sementara itu Direktur CV. ADUA UTAMA KARYA M. Saadi Azaria Shofa mengatakan, mulai besok pihaknya sudah mulai bekerja dengan mendatangkan alat berat dan juga material. 

"Kita berharap koordinasi kepala desa sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses penimbunan, ketika ada persoalan dilokasi penimbunan," terangnya. 

Sehingga target yang diminta oleh Kabid bisa tuntas selama 15 hari kerja. 

Selain itu pihak penyedia memanfaatkan armada Dum Truk yang ada di wilayah Jerowaru, sinergitas ini semata-mata untuk memulihkan ekonomi masyarakat setempat.

"Sebelumnya, kita bersama pemdes setempat sudah berkoordinasi untuk keamanan dan memanfaatkan armada yang ada di wilayah desa," tuturnya.

Di tempat sama Kepala Desa Ekas Buana, Ahmad Nursandi, menyampaikan ucapan terimakasih yang tinggi kepada Bupati Lombok Timur atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat, khususnya kepada warga Ekas Buana yang direlokasi.

"Terimakasih kepada Bapak Bupati Lombok Timur atas perhatian, keamanan dan kenyamanan yang diberikan kepada warga kami yang terdampak relokasi di sini," ucap Nursandi.

Lanjut dia, bahwa bupati telah menunjukkan perhatiannya terhadap keselamatan warga pesisir Ekas dengan merelokasi ke dataran yang lebih tinggi, sehingga terhindar dari banjir rob yang ketika air laut pasang.

Tak hanya itu, bahkan di tempat baru ini (relokasi-red) saat air laut pasang dan masih menggenangi pondasi rumah yang baru dibangun, Bupati terang dia, memerintahkan kembali untuk melakukan penimbunan.

"Jadi pak Bupati melalui Dinas LH melakukan penimbunan kembali, sampai tempat baru ini benar-benar aman dari banjir rob," demikian pungkas Nursandi.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor