Setelah Pejabat Setingkat Eselon, Baznas Lotim Kini Lirik Ritel Modern Untuk Salurkan ZIS

Setelah Pejabat Setingkat Eselon, Baznas Lotim Kini Lirik Ritel Modern Untuk Salurkan ZIS

Lombok Timur | Suara Selaparang - Optimalisasi pengumpulan ZIS di luar ASN tetap di gerakkan Baznas Lotim. Seperti optimalisasi pengumpulan ZIS lewat ritel modern yang ada dan tetap aktif beroperasi di Kab. Lombok Timur. Selanjutnya, perusahaan – perusahaan swasta juga ikut menjadi atensi dan sasaran guna meningkatkan target pengumpulan ZIS oleh Baznas setiap tahunnya.

Ketua Baznas Lotim Ismul Basar menyatakan, potensi ZIS melalui Ritel modern dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Lombok Timur terbilang cukup besar. 

Hanya saja, tetap di butuhkan upaya ‘Jemput Bola’ melalui koordinasi inten petugas Baznas dengan pemilik atau owner perusahaan tersebut. Agar pemilik Ritel atau Perusahaan selain berzakat juga mau ber infaq dan ber shadaqah secara berkelanjutan.

“Ritel modern dan perusahaan swasta semua kita ajak berzakat, infaq dan shadaqah,” ungkapnya Rabu (20/04/2022). 

Kemudian melalui penyertaan modal para Kontraktor, artinya Zakat yang dikeluarkan oleh Kontraktor juga ikut di maksimalkan melalui penyertaan modal yang masuk ke Dinas atau OPD terkait. 

“Lewat OPD yang ada itu kita ambil 2,5%,” tambahnya.

Sementara persentase zakat selama ini tetap bergantung pada besar volume pengerjaan Perusahaan Swasta yang ada di Lombok Timur. Artinya masih fluktuatif atau berubah ubah bergantung pada nilai pengerjaan proyek yang ada.

Lebih jauh disampaikannya, Baznas juga berinovasi dengan melakukan pendekatan kepada para Darmawan dan Hartawan yang ada di Lombok Timur. Inovasi itu dituangkan dalam program yang diberi nama menyapa masyarakat melalui “Cinta Zakat” kepada para muzaki yang di tuangkan dalam sekitar 15.000 surat. Selanjutnya surat-surat tersebut akan disebar ke 21 Kecamatan melalui UPZ yang sudah terbentuk.

“Mari kita dorong masyarakat untuk berzakat melalui gerakan cinta zakat karena akan mensejahterakan ummat. Semakin banyak pengumpulan zakat, akan semakin besar pula mustahik atau penerima zakat yang tertangani,” pintanya.

Optimalisasi pengumpulan Zakat Fitrah juga mulai dilakukan selama bulan Ramadhan tahun ini. Dia berharap masyarakat sebagai Muzaki bisa menyalurkan Zakat Fitrahnya melalui Baznas.

“Mudah-mudahan kita bisa optimalkan Zakat Firtrah karena ini potensi, bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah. InsyaAllah banyak darmawan yang mau berzakat dan bershadaqah,” harapnya.

Rencana pengumpulan Zakat Fitrah akan dimulai dari satuan pendidikan SD dan SMP. Namun, pihak Baznas masih menunggu kesepakatan bersama dan arahan dari Pimpinan Daerah dan Kepala Dinas terkait.

“Kita akan rapat dulu dengan Pimpinan Daerah untuk membahas itu, kita tunggu arahan dari Pimpinan dan Kepala Dinas atau OPD yang bersangkutan,” pungkasnya.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor