Pengajian Mingguan Rutin, Bupati Bersama Jajaran Diingatkan 4 Hal

Pengajian Mingguan Rutin, Bupati Bersama Jajaran Diingatkan 4 Hal
TGH. Ishak Abdul Ghani

Lombok Timur - Bupati Kabupaten Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy mengikuti pengajian rutin ASN yang berlangsung di Masjid Agung Al Mujahidin Selong. 

Selain Bupati, Sekretaris Daerah, M. Juaini Taofik juga hadir bersama seluruh jajaran ASN lingkup kabupaten Lombok Timur, Jumat (22/7).

TGH. Ishak Abdul Ghani yang juga merupakan ketua MUI Lombok Timur pada kegiatan ini menyampaikan tema terkait tahun baru hijriah yang akan tiba tak lama lagi.

Diingatkannya ada empat waktu bagi orang-orang yang berakal, yaitu: waktu untuk selalu bermunajat kepada Allah SWT, waktu untuk bermuhasabah, waktu untuk merenungkan ciptaan Allah SWT dan waktu untuk mencari rezeki di bumi Allah SWT.

Waktu untuk bermunajat dicontohkan  dengan berzikir mengingat Allah SWT. Dijelaskannya berzikir itu tidak hanya saat memiliki hajat, melainkan dalam situasi atau kondisi apapun.

Lebih lanjut dijelaskan zikir pada tujuh bagian, yaitu: zikir kedua mata yaitu menangis mengingat Allah SWT, zikir telinga adalah mendengar kebaikan dan ayat-ayat Allah SWT, zikir lidah yaitu menyampaikan pujian kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, zikir kedua tangan yaitu berbagi kepada sesama, zikir tubuh adalah menepati janji-janji, zikir hati adalah perasaan takut dan berharap penuh kepada Allah SWT dengan begitu jiwanya akan terjaga, selanjutnya zikir jiwa adalah orang yang tenang hidupnya karena tidak ada yang dituntut dari takdir yang sudah ditutupkan oleh Allah SWT.

Sementara itu dijelaskan pula pentingnya waktu untuk bermuhasabah mengevaluasi diri untuk meningkatkan kualitas diri maupun ibadah. 

“Dunia ini berjalan meninggalkan manusia dan akhirat berjalan mendekatkan manusia dan ajalnya,” pesannya.

Berikutnya dijelaskan pula waktu untuk merenungkan ciptaan Allah SWT atau bertafakur. Pentingnya bertafakur diingatkan Allah SWT dalam  banyak ayat Al Qur'an, yang memotivasi manusia untuk selalu merenungkan segala ciptaannya.

Penjelasan terakhir adalah terkait waktu untuk mencari rezeki Allah SWT. Rezeki terbaik adalah yang didapatkan dari tangan sendiri, dari kerja keras dan bukan meminta-minta. 

“Bekerja itu adalah hal yang mulia, dan sebaik-baik rezeki adalah yang berasal dari tangan dia sendiri, artinya tidak minta-minta,” ungkapnya.

Terakhir, Tuan guru meminta agar jamaah memperbanyak ibadah di bulan muharram nanti, termasuk ibadah puasa.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor