Polisi Tangkap 1 Pelaku Pencurian di Pagesangan, 3 Buron

Polisi Tangkap 1 Pelaku Pencurian di Pagesangan, 3 Buron

Mataram NTB - Salah satu terduga pelaku yang melakukan pencurian di wilayah Kekalik Baru, Pagesangan, Kota Mataram, pada 26 April 2022 berhasil di tangkap unit Reskrim Polsek Pagutan pada 16 Juli 2022 di kediaman pelaku tanpa perlawanan.

Keterangan ini disampaikan Kapolsek Pagutan, IPTU I Putu Sastrawan, S.H., dalam giat konferensi pers yang diselenggarakan di Mapolsek Pagutan, Senin, (18/07).

Didampingi Kanit Reskrim Polsek Pagutan dan Staf Humas Polresta Mataram, Kapolsek menjelaskan bahwa berdasar hasil penyelidikan tim operasional unit Reskrim Polsek Pagutan maka salah satu pelaku berhasil diidentifikasi dan selanjutnya telah diamankan.

"Terduga yang diamankan mengakui melakukan tindak pencurian bersama dengan 3 rekan lainnya, yang saat ini masuk dalam daftar pencarian Polsek Pagutan," jelas Sastrawan.

Berdasarkan keterangan terduga, pencurian yang dilakukan tersebut dilakukan dengan cara memanjat pagar rumah korban lalu masuk kedalam rumah korban dengan cara mencongkel jendela rumah korban lalu mengambil beberapa barang milik korban seperti Sepeda, Kompor gas dan Gitar Akustik.

Selanjutnya hasil curiannya dibawa ke rumah terduga dan pada keesokan harinya di jual ke wilayah Jempong dengan harga yang menurut tergugat, untuk Sepeda di jual Rp. 150 ribu, dan Kompor Gas di jual Rp.100 ribu. Kemudian hasilnya dipakai untuk membeli minuman keras dan main judi.

"Sepeda dan Kompor Gas sudah berhasil di jual. Maka dari barang terjual itulah tim akhirnya melakukan pengembangan dan penyelidikan sehingga diketahui terduga pelaku," jelasnya.

Terduga pelaku yang berhasil ditangkap tersebut berinisila SA, pria, 25 tahun, ditangkap di kediamannya di wilayah Timbrah, Lingkungan Pagesangan Barat, Kota Mataram.

"Terduga lainnya sesuai keterangan terduga yang tertangkap, sudah diketahui identitasnya dan sedang di buru untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," ungkap Kapolsek.

Atas perbuatannya terduga diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," tutup Sastrawan.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor