Gema PD Menilai Inspektorat Tak Serius Tangani Kasus Dugaan Pemotongan BLT di Kotaraja

Gema PD Menilai Inspektorat Tak Serius Tangani Kasus Dugaan Pemotongan BLT di Kotaraja

Suara Selaparang, Lombok Timur - Kasus dugaan pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT DD) di Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, belum menemui titik terang. 

Pasalnya, sejak turunnya Inspektorat mendalami hal itu, sampai hari ini belum ada keterangan pasti terkait hal tersebut.

"Kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat, kini sudah berjalan 45 hari namun tak kunjung ada kemajuan. Sehingga kami menduga penanganan kasus ini terkesan tak serius," kata Ketua Gema PD, yang akrab di sapa Bunda LKS, dkonfirmasi via telpon, Kamis 29 September 2022.

Sementara itu, Irban V, H. Khairudin menanggapi hal tersebut, mengatakan pihaknya tengah menyusun LHP, sehingga dirinya mengupayakan hal tersebut secepatnya diselesaikan. 

"Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) sedang kami susun, kita upayakan secepatnya untuk menyelesaikan penyusunannya, kalo sudah jadi kami akan langsung keluarkan," sebutnya.

Diketahui sebelumnya, kasus dugaan pemotongan BLT DD itu mulai ramai, setelah beberpa warga sebagai KPM mengeluh ketika nominal bantuan dari BLT DD itu dipotong.

Dimana dari segi aturan, pemerintah menyalurkan bantuan tersebut dengan jumlah Rp 300 ribu untuk setiap bulan, dan diberikan tiga bulan sekali, kepada KPM yang terdampak dari Covid-19. 

Pemotongan tersebut pun, beragam, beberapa warga di desa setempat, mengakui megalami pemotongan, dari Rp 200 ribu sampai dengan Rp 300 ribu.

Selain keluhan warga, pemotongan itu juga diperkuat dengan adanya keterangan kepala wilayah atau salah satu staf di desa Kotaraja. 

"Benar ada pemotongan, namun untuk alasannya saya tidak tau, yang jelas itu sesuai perintah atasan," tukasnya.

Untuk dana BLT DD itu sendiri, jumlah dana yang disalurkan dari program itu secara keseluruhan Rp. 972 juta. Namun untuk penerima sendiri, ia mengakui tidak mengetahui secara keseluruhan jumlahnya. (RO)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor